Sejarah Hotel di Indonesia yang Wajib Anda Ketahui

Promo Diskon Hotel Hingga 80%? Klik di SINI

Seiring dengan menggeliatnya dunia pariwisata Indonesia, sejarah Hotel di Indonesia pun turut berperan serta. Keberadaan hotel, tentu saja sangat dibutuhkan dalam industri pariwisata, mengingat tanpa akomodasi yang memadai, tentu turis enggan datang dan bertandang. Sementara, membicarakan kondisi hotel di tanah air, bagaimana sebenarnya sejarah Hotel Indonesia ? Berikut adalah ulasan review-nya.

Hingga kini, belum terungkap dengan jelas, bagaimana hal ikhwal sejarah perkembangan hotel di Indonesia. Tak ada literatur yang membahas secara khusus dan detil. Sebagai patokan, dunia pariwisata di Indonesia mulai dikenal saat Belanda menjajah Indonesia. Saat itu, dibangunlah berbagai hotel, di berbagai daerah. Misalnya, Hotel Royal, Hotel Der Nederlanden, Hotel Des Indes dan Hote Rijswijk (Jakarta), Slier Hotel (Solo), Grand Hotel (Yogyakarta) atau Palace Hotel (Malang).

Dunia pariwisata Indonesia makin gemilang saat kepariwisataan di Bali kian mendapat perhatian serius. Pada tahun 1963, dibangunlah Hotel Bali Beach, menyusul diresmikannya Pelabuhan Udara Ngurah Rai sebagai pelabuhan internasional, tiga tahun berselang. Pada perkembangannya kini, Bali makin dijejali turis-turis asing yang gampang dijumpai, hingga di pelosok terpencil sekalipun.

Tak berbeda dengan Bali, kehidupan pariwisata di daerah lain pun turut bangkit. Seperti di Malang, Jawa Timur, yang mempunyai beberapa obyek wisata potensial. Yang paling mencuat dan didatangi pengunjung adalah kawasan Batu, dengan lekuk daerah yang berbukit, perkebunan apel dan Selekta, sebuah obyek wisata yang berhasil mengembangkan tulip, sehingga suasananya mirip dengan Belanda.

Kota berhawa sejuk yang berjarak 90 km di sebelah selatan Kota Surabaya ini, mulai tumbuh dan membenahi berbagai fasilitas pendukung. Seolah ingin melestarikan peninggalan bersejarah, pemerintah Malang tetap mempertahankan berbagai hotel yang dibangun pada jaman kolonial. Sebagai contoh, Hotel Pelangi, yang tergolong salah satu hotel tertua di kota berjuluk kota pelajar itu. Sampai sekarang, hotel yang berada di bilangan Jalan Merdeka ini, tetap menjadi hotel yang layak huni bagi pelancong dan malah memberikan sebuah keindahan tentang kenangan masa silam lewat foto-foto yang dipajang di dinding hotel.

Sementara, keadaan perhotelan di Bandung, juga tidak kalah semarak. Perkembangan beragam usaha, mulai dari kuliner, distro, home industry, kafe dan factory outlet, membuat Kota Kembang ini diserbu pengunjung. Khususnya di akhir pekan, pengunjung di Bandung begitu membludak. Sebagai imbasnya, bisnis hotel di Bandung ikut terdongkrak.  Berbagai kelas hotel, dari kelas melati hingga berbintang, dapat ditemui dengan gampang di dekat pusat keramaian atau di seputar obyek wisata.

Salah satu hotel di Bandung yang cukup populer adalah Hotel Cihampelas 2. Penginapan ini berada di kawasan pusat perbelanjaan, tepatnya di Jalan Cihampelas. Sepanjang sisi hotel, dijejali dengan factory outlet (FO) dan berbagai tempat bersantai. Antara lain, Ciwalk atau pusat jajanan khas Bandung yang super enak. Kalau menginginkan tempat menginap yang murah tapi berpelayanan bagus, terdapat pilihan menginap di Hotel Achino. Hotel dengan room rates mulai Rp 110.000 ini, berada di dekat pintu tol Muhammad Toha, Kampus Langlang Buana, berbagai warung makanan khas daerah dan pasar tradisional Ancol. Dijamin usai menikmati kesejukan hawa Bandung dan puas tur ke berbagai FO, anda dapat beristirahat dengan nyaman di hotel.

Nah, siapa bilang berwisata di Indonesia itu musti  ketar-ketir karena tak dapat tempat menginap? Yang jelas Hotel di Indonesia itu beragam di setiap daerah.

Nama-Nama Budget Hotel di Indonesia
Promo Diskon Hotel Hingga 80%? Klik di
Indonesia Hotel Termasuk Hotel Terlaris di Dunia
Promo Diskon Hotel Hingga 80%? Klik di

Leave a reply "Sejarah Hotel di Indonesia yang Wajib Anda Ketahui"


*

Must read×

Top

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin